Room (2016)

Identitas Film

room-movie-poster-2015

Censor rating: R
Duration: 118 minutes
Language: English
Release date: January 22, 2016
Genre: Drama
IMDb rating: 8.3/10
Metacritic score: 86/100
Rotten Tomatoes Tomatometer: 96%
Director: Lenny Abrahamson
Casts: Brie Larson, Jacob Tremblay, Joan Allen, Tom McCamus, Sean Bridgers

 

Sinopsis Official

Love knows no boundaries.

After five-year-old Jack and his mother escape from the enclosed surroundings that Jack has known his entire life, the boy makes a thrilling discovery.

 

Resensi

Seperti apa kira-kira gambaran anak yang menghabiskan lima tahun pertama hidupnya dalam “kurungan” sebuah kamar dan tak pernah ke mana-mana? Bagaimana pula responsnya ketika ibunya, yang sejak ia lahir selalu menemani, baru memperkenalkan konsep dunia luar?

Fenomena inilah yang hendak digambarkan dalam film Room. Film yang mendapat empat nominasi Academy Awards 2016 ini adalah hasil adaptasi novel best-seller berjudul sama, karya penulis Kanada-Irlandia, Emma Donoghue (dan beliau sendiri yang menjadi screenplay writer serta executive producer buat film ini). Konsep ceritanya bisa dibilang sederhana: Cinta seorang ibu ke anaknya, yang digambarkan dalam perjuangan hidup yang tidak mudah. Sebetulnya saya tadinya berniat mencari novelnya dulu, tapi ternyata… Akhirnya saya memutuskan menjajal filmnya terlebih dahulu.

Dimulai dari gambaran tentang hidup super-membosankan seorang ibu korban prostitusi yang dikurung selama tujuh tahun di sebuah kamar sempit, dan kemudian membesarkan anak hasil prostitusi tersebut bersamanya. Ibu dan anak ini menyebut kamar sempit tersebut sebagai “The Room”. Jack (Jacob Tremblay), yang digambarkan baru berulang tahun kelima, selama ini ternyata hanya mengenal dunia luar lewat televisi dan telah dicekoki konsep dari sang ibu (Brie Larson) bahwa tidak ada dunia nyata di luar kamar. Suatu ketika sang ibu (yang kemudian disebut bernama Joy) berinisiatif membuat putranya Jack pura-pura mati agar Old Nick (Sean Bridgers), yang tak lain adalah si pelaku prostitusi dan ayah kandung Jack, mau membawanya keluar dari kurungan. Trik ini berhasil membuat Jack meloloskan diri dan akhirnya pasangan ibu dan anak ini pun bisa menikmati kembali dunia luar. Tapi, ternyata hidup di dunia luar tak semulus bayangan Joy. Masalah apa saja yang mereka hadapi dan bagaimanakah kelanjutan hubungan ibu dan anak ini? Akankah mereka berakhir di dunia luar ataukah kembali ke kamar?

Brie Larson mendapatkan nominasi Best Actrees in Leading Role untuk Academy Award 2016 karena perannya sebagai ibu yang luar biasa di film ini. Sementara film Room sendiri juga meraih nominasi Best Motion Picture, bersama tujuh film lainnya. Meskipun tidak masuk nominasi, akting Joan Allen sebagai Nancy (ibu Joy) yang bijaksana dan penuh kasih sayang, serta Jacob Tremblay sebagai Jack yang polos; juga mendapat perhatian khusus. Jadi, jika dilihat dari aspek akting para bintangnya, film ini jelas tidak mengecewakan.

Jalan ceritanya sangat jelas, memiliki alur maju yang tunggal dan sederhana, sehingga bisa dengan mudah dicerna tanpa perlu banyak berpikir keras. Seluruh cerita di film diuraikan menurut sudut pandang Jack, sehingga tambah berasa kesederhanaannya. Akhir film juga cukup mengharukan dan seolah memperkuat pesan “tak perlu bersusah payah mencari ending yang bermakna jika kita ingat asal mula kita”. Ups, apakah ini spoiler? Semoga tidak.

Tapi kalau mau cari-cari kesalahan, film ini tidak memiliki peran antagonis yang benar-benar kuat dan digambarkan begitu bengis. Bahkan Old Nick, yang sempat menangkap kembali Jack yang mencoba kabur, malah ujung-ujungnya melepaskan Jack begitu saja. Menurut saya bagian itu agak aneh. Akan tetapi, balik lagi ke prinsip dasar yang diusung film ini: Rasanya film ini tidak perlu tokoh antagonis yang kuat; toh akting protagonisnya sudah sangat-sangat menonjol. Maka dari itulah, tadi saya menyebutkan ketiadaan antagonis itu sebagai “cari-cari kesalahan”.

Penasaran apakah film ini akan keluar sebagai pemenang di Academy Awards 2016? Tunggu jawabannya 29 Februari mendatang!

Last but not least, overall, film ini sangat direkomendasikan khususnya buat ditonton di sekitar Mothers Day (Hari Ibu) atau ditonton bersama ibu sendiri. Pasti sangat berkesan.

 

My Ratings

  • Story 9/10
  • Graphic 8/10
  • Audience grasp 8/10
  • Tagline association 9/10
  • Moral value 8/10
  • Personal IMDb rating 8/10
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s