[Amsterdam] ArenA Stadium Tour

Salah satu stadion sepakbola tercanggih di Eropa ternyata ada di Amsterdam, Belanda. Dan stadion itu adalah milik klub kebanggaan ibukota negeri kincir angin tersebut, yaitu Ajax Amsterdam. Mari kita simak bagaimana serunya mengeksplorasi stadion Amsterdam ArenA, yang juga sering difungsikan sebagai tempat konser ini.

How to get there

Kendaraan umum andalan untuk menuju stadion pertama di dunia yang punya atap portabel ini, adalah dengan kereta. Stadion Amsterdam ArenA berada di dekat jalur kereta 50 (hijau) dan 54 (kuning). Biasanya kita lebih memilih jalur kereta 54 karena jalur ini langsung bermuara ke Centraal Station. Beda dengan jalur kereta 50 yang ujungnya justru di Isolatorweg, dan kita perlu transit di Lelylaan atau di beberapa titik lainnya jika ingin berpatokan pada Centraal Station.

Celakanya waktu saya berkunjung ke stadion ini, saya salah mengambil kereta. Yang saya ambil adalah kereta 50, setelah sibuk transit ke sana kemari. Tapi untung akhirnya sampai juga. Ini semua disebabkan karena saya tadinya tidak berencana main ke sini. Namun kemudian saya berubah pikiran setelah bingung mau ke mana lagi di Amsterdam.

Setelah mencapai stasiun kereta Biljmer ArenA, perjuangan belum selesai! Kita masih harus mengikuti arah panah penunjuk (yang justru jarang ada) untuk mencapai stadion. Di tengah proses jalan kaki yang bisa membutuhkan waktu 15-20 menit untuk orang Asia, saya menemui beberapa gedung mirip mal, dan akhirnya menemukan stadion ini dengan cukup mudah.

Masalah lain muncul ketika kita harus mencari di mana pintu masuk tur. Bagian ini agak susah dijelaskan. Intinya, cari main entrance (zuid) E, yang berlokasi dekat mall Villa ArenA. Tur stadion akan bermula dari titik tersebut. Tapi, di hari-hari pertandingan, tentu pintu-pintu lain seperti zuid J, dan sebagainya, akan dibuka.

IMG_6311

Kalau di dekat kalian ada penampakan begini, berarti kalian sudah menghadap ke pintu masuk stadion yang benar untuk mengurus tiket masuk kalian ke tur stadion.

What to Explore

Berbeda dengan stadion-stadion klub besar Spanyol yang jelas-jelas memanjakan para pengunjung dengan layanan self-service tour dan toko merchandise yang wah, tur stadion Amsterdam ArenA bisa dibilang berbanding terbalik. Pertama karena turnya ditemani oleh guide yang bisa berbahasa Belanda dan Inggris. Dan yang kedua karena toko merchandise-nya kecil.

Untuk membeli tiket tur stadion, bisa dilakukan secara online atau beli langsung di meja resepsi persis di depan gerbang E. Waktu itu, Mei 2015, saya memesan tiketnya langsung di tempat, dengan banderol EUR 14.50. Sekarang di tahun 2016, harga tiket ini sudah naik jadi EUR 16.00. Sementara harga EUR 14.50 baru bisa didapat kalau kita memesan tiket secara online.

IMG_6319

Ini meja resepsionis dekat pintu E. Kita bisa membeli tiket tur stadion di sini.

IMG_6320

Tiket masuk tur stadion, tampak belakang.

 

IMG_6321

Tiket masuk tur stadion, tampak depan. By the way, ini harga tahun 2015 yah! Harga 2016 sudah berubah alias naik sedikit.

The Tour

Tur stadion Amsterdam ArenA membutuhkan waktu sekitar 60-75 menit dan dipandu oleh dua orang guide. Guide pertama berinteraksi secara intens dengan para peserta tur, sementara guide kedua membantu dengan persiapan setting dan lokasi ruangan-ruangan yang dikunjungi. Sebelum tur dimulai, guide akan memperkenalkan diri dan menakut-nakuti para peserta supaya tidak kabur keluar dari rombongan karena bisa tersesat.

Pertama kali para peserta tur akan dibawa ke ruangan gelap yang berbentuk mirip lapangan futsal, dengan sebuah monitor di depan. Di sini, guide akan menjelaskan secara singkat tentang tur yang akan kita jalani. Meliputi apa saja bagian yang akan kita lewati di tur dan fitur-fitur multimedia yang bisa diakses dari smartphone masing-masing. Ya, kata si guide yang bernama Denise ini, pihak humas Ajax Amsterdam menyediakan semacam portal untuk para fans agar mereka bisa mengakses koleksi video gol-gol bersejarah, multimedia interaktif, dan banyak lagi! Gara-gara saya tidak pakai SIM card lokal, saya pun gagal paham karena tidak bisa mencobanya langsung.

Setelah penjelasan singkat tersebut, para peserta tur masih dibiarkan di ruangan yang sama. Ruangan pun digelapkan dan segera ditayangkan sebuah video singkat mengenai profil stadion Amsterdam ArenA, lengkap dengan fitur-fitur canggihnya (tak ketinggalan atap stadionnya yang memang wah itu) dan acara besar apa saja yang pernah digelar di sana.

IMG_6329

Setelah selesai, para peserta tur diajak berjalan-jalan ke tribun.

Tribun

Begitu kita diarahkan ke tribun, langsung terlihat kesan high-tech terutama di kubah stadion ini. Menurut saya kubahnya lebih mirip kubah lapangan konser ketimbang kubah lapangan sepakbola. Memang tak salah kalau dibilang bahwa Amsterdam ArenA ini mengubah paradigma orang soal stadion bola dan paradigma orang soal lapangan konser; toh ternyata keduanya bisa “dipersatukan” di sini!

IMG_6333

IMG_6338

Berhubung tur ini ada guide-nya, para peserta tur dilarang menginjak rumput. Juga dilarang menduduki kursi-kursi kepelatihan. Rese juga ya. Tapi untungnya, kita masih diberi kesempatan mengambil foto.

IMG_6340

IMG_6341

 

Berbeda dengan stadion Barcelona yang amat menonjolkan sisi klub atau Real Madrid yang amat menonjolkan trofi-trofi dan sejarah mereka; stadion Ajax ini lebih menonjolkan kemegahan dan kecanggihan teknologi di stadion ini sendiri. Memang diperlihatkan beberapa poster pemain ternama lulusan Ajax seperti De Boer brothers, van der Sar, dan Luis Suarez. Tetapi tetap saja sebagai klub, Ajax kalah pamor dengan cukup banyak tim sepakbola top di Eropa. Namun, itu tidak mengurangi daya tarik tur stadion ini.

Ruang Pemantauan

IMG_6369

Di sinilah para petugas memantau jalannya pertandingan dan keamanan di sekeliling area stadion dan tribun.

Serba-serbi Lorong

Memang benar kata tour guide, stadion ini sangat-sangat besar dan kalau kita berjalan-jalan sembarangan akan sangat besar peluang kita tersasar. Ini beberapa foto yang berhasil saya ambil diam-diam saat peserta tur diajak berjalan lewat lorong demi lorong menuju ruangan-ruangan checkpoint.

 

IMG_9927

Salah satu tembok yang memperlihatkan deretan gelar-gelar yang pernah diraih Ajax Amsterdam.

 

IMG_9919

Inilah foto pemain-pemain legendaris lulusan akademi Ajax.

 

IMG_9920

Saya bingung ini ruang apa karena cuma dilewati sebentar dan para peserta tur dilarang masuk. Sepertinya ini ruang ganti pemain.

 

Ruang Pers

IMG_9930

Ruang interview pemain/pelatih.

 

IMG_9910

Tour guide sudah siap di meja konferensi pers stadion Amsterdam ArenA. Semua peserta tur diberi kesempatan untuk berfoto di sini dengan cara mengantri. Tenang saja, fotonya gratis kok!

 

IMG_9912

Salah satu dinding ruang pers.

 

IMG_9911

Hasil foto candid ke peserta-peserta tur lainnya. Jangan heran kalau banyak anak-anak yang ikut tur stadion seperti ini.

Merchandise Shop

IMG_6318

Toko merchandise. Posisinya persis di sebelah kiri meja resepsionis tur stadion.

Perjalanan berakhir. Para peserta diminta turun lewat eskalator dua level yang langsung berhenti tepat di depan toko merchandise. Toko merchandise Ajax Amsterdam yang bertajuk Ajax Fanshop ini tentu tidak bisa dibandingkan dengan toko milik Real Madrid atau Barcelona yang jelas-jelas sangat besar dan terlihat mewah. Toko ini justru tampak sederhana meskipun memang aura di dalamnya cukup rapi dan teratur. Koleksi kostum pemain lumayan lengkap, meskipun saya tidak ikut mengoleksi karena bukan penggemar Ajax 😀

 

Nah, demikianlah tur yang berlangsung selama kurang lebih 45 menit-1 jam ini. Kalau kalian suka sepakbola dan ada kesempatan jalan-jalan ke Amsterdam, jangan lupa main ke stadion ini yah!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s