Mana yang lebih ekonomis: Gramedia.com atau Toko buku Gramedia?

Saat ini nyaris semua barang bisa dibeli online, termasuk buku. Demikian pula dengan Gramedia.com, yang tak lain merupakan website resmi dari Toko Buku Gramedia. Pada dasarnya kedua jenis toko buku ini sama saja, namun yang membedakan adalah metode transaksi yang digunakan. Gramedia.com menggunakan metode transaksi online dengan kartu debet atau kredit, dan kita tinggal menunggu buku datang ke rumah. Sementara Toko Buku Gramedia menggunakan metode transaksi fisik. Meskipun pembayaran di toko buku mungkin saja menggunakan kartu debet atau kredit, yang jelas kita bisa langsung membawa pulang buku pilihan kita tanpa menunggu. Di luar perbedaan-perbedaan mendasar di atas, faktor lain yang juga berbeda antara Gramedia.com (atau yang saya sebut juga sebagai website) dan Toko Buku Gramedia adalah harga buku.

Penasaran soal perbandingan membeli buku di Gramedia.com dan Toko Buku Gramedia, termasuk soal harganya? Nah, untuk itulah saya bikin tulisan ini 🙂

Situasi di Gramedia.com

Saya bisa dibilang lebih jarang bertransaksi di Gramedia.com ketimbang di toko bukunya. Yang jelas, sejak saya sering berkunjung ke website tersebut, semua buku dibanderol diskon 15% dari harga aslinya. Sampai saat saya membuat tulisan ini (awal Februari 2016) pun masih. Itu belum termasuk promo-promo musiman. Soal si 15% itu, saya menduga diskon ini bakal berlaku seterusnya sampai saat Gramedia bilang bahwa diskon ini tidak berlaku lagi.

Screen Shot 2016-02-02 at 21.50.57

Tampilan halaman depan website http://www.gramedia.com

Jangan lupa bahwa meskipun buku didiskon 15%, tidak ada ampun untuk ongkos kirim. Karena buku yang kita beli bagaimanapun tetap buku fisik, pastilah perlu waktu untuk proses pengiriman buku dari pihak Gramedia ke kita. Jadi jelas bakal selalu ada ongkos kirim, dan tentu saja ada gandengannya yaitu masa tunggu pengiriman. Adapun masa tunggu pengiriman ini bisa mencapai 2-7 hari kerja. Bukan menakut-nakuti, tapi jangan heran kalau dalam 2-7 hari kerja itu pun apa saja bisa terjadi.

Gemar mencari buku baru? Biasanya buku baru terlebih dahulu dijual di website sebelum buku tersebut muncul secara fisik di toko bukunya. Jadi, website juga merupakan pilihan tepat untuk para pemburu buku anyar.

Perlu diperhatikan juga, bahwa kalian sebaiknya jangan terlalu sering bolak-balik melihat deskripsi sebuah buku tertentu tapi tidak kunjung membelinya. Kenapa? Karena (berdasarkan pengalaman saya sendiri) diskonnya bisa hilang tiba-tiba! Rasanya, website kurang suka dengan pengunjung yang CLBK (cuma lihat, beli kagak).

Kalau memang tujuan kalian melihat-lihat katalog buku, biasakan diri buka website dari halaman depan. Karena di halaman depan ini biasanya ada pengumuman promo. Sebagai contoh, di bulan Oktober sampai Desember 2015 kemarin, ada promo cashback Mandiri e-cash 25%. Artinya selain ada diskon permanen 15%, kita bakal dapat pengembalian dana 25% dari harga buku yang dikreditkan langsung ke rekening Mandiri e-cash kita. Alias kita dapat diskon 40%! Atau bahkan di Februari 2016 ini, ada promo 46 yang lumayan cetar (coba simak sendiri deh).

Situasi di Toko Buku Gramedia

Membeli buku dengan cara klasik tetap membawa beberapa sisi positif. Misalnya yang paling sederhana, kita tidak usah mengeluarkan ongkos kirim, tidak usah menunggu sampai buku jatuh ke tangan kita, dan bisa memegang plus melihat-lihat dalaman buku dengan mata kita sendiri ketika memilih buku. Belum lagi pengurusan buku cacat, jelas jauh lebih enak ketika kita membeli buku secara tradisional. Kelebihan ini nyaris hilang semua ketika kita membeli buku dengan cara online.

Seiring perkembangan teknologi, Toko Buku Gramedia juga sudah dilengkapi berbagai fasilitas pembayaran. Hanya saja saya belum pernah mencoba bertransaksi dengan Mandiri e-cash di sini.

Salah satu fitur unggulan lain yang bisa dipakai di Toko Buku Gramedia adalah kartu yang ada logo Gramedia-nya (Kompas Gramedia Value Card, KGVC). Hanya ada dua jenis kartu yang dimaksud: KGVC Flazz Santika Gramedia dan KGVC Toko Buku Gramedia. Yang lain tidak bisa. Dengan kartu ini kita bisa mendapatkan diskon 10% selamanya, atau diskon 15-30% di musim promo tertentu. Bahkan kalau kita menggunakan Flazz toko buku Gramedia, kita bisa mengumpulkan poin dan bisa di-redeem.

Line-NEW--09_tu045

Varian KGVC. Dua kartu yang paling atas bisa digunakan untuk dapat diskon 10% sepanjang tahun di toko buku Gramedia.

 

Sejak dahulu membeli buku atau apapun di toko buku Gramedia tidak bisa ditawar. Alias harga yang tercantum di kemasan buku sudah harga mati.

Resume Plus-Minus

Kalau saya buatkan resume kelebihan dan kekurangan bertransaksi di Gramedia.com ataupun di Toko Buku Gramedia, jadinya kira-kira seperti ini:

Kelebihan Gramedia.com

  1. Selalu ada diskon 15% yang sifatnya (mungkin) menetap.
  2. Terkadang ada promo diskon Mandiri e-cash yang (cukup) gila-gilaan.
  3. Buku baru terbitan Gramedia group bakal pertama kali muncul di sini.

Kekurangan Gramedia.com

  1. Ada ongkos kirim.
  2. Ada masa tunggu (plus risiko-risiko yang dibawanya) karena kita tidak langsung “memegang” buku yang kita beli.
  3. Kartu Flazz Gramedia tidak berguna di sini.

Kelebihan Toko Buku Gramedia

  1. Buku bisa langsung dipilih, dilihat, dan dirasakan secara fisik.
  2. Tidak ada ongkos kirim dan masa tunggu pengiriman buku.
  3. Lebih mudah kalau ingin menukarkan buku cacat/rusak.

Kekurangan Toko Buku Gramedia

  1. Mandiri e-cash (mungkin) tidak bisa digunakan di sini.
  2. Buku baru sering terlambat datang.

Bagaimana dengan harga?

Sekarang soal harga. Untuk sebuah buku yang sama, manakah yang lebih murah? Membelinya di website atau di toko bukunya?

Kasus 1

Saya ambil contoh sebuah buku dengan harga resmi (sebelum diskon apapun) Rp 79.000.

Dengan mengasumsikan harga retail Gramedia bakal sama terus baik di website maupun toko, maka ongkos total yang dikeluarkan untuk membeli buku tersebut adalah:

  • Gramedia.com (diskon 15%, plus ongkos kirim Rp 9.000) = Rp 67.150 + Rp 9.000 = Rp 76.150
  • Toko buku Gramedia (kalau kita punya kartu KGVC di sini, jadi ada diskon 10%) = Rp 71.100

Ternyata membeli buku ini di toko buku jatuhnya lebih hemat.

Kasus 2

Bagaimana kalau harga bukunya Rp 179.000 dengan berat buku sama (<1 kg)?

  • Gramedia.com (diskon 15%, plus ongkos kirim Rp 9.000) = Rp 161.150
  • Toko buku Gramedia (asumsikan kita punya kartu KGVC di sini, jadi ada diskon 10%) = Rp 161.100

Kali ini, membeli lewat Gramedia.com dan toko buku nyaris tidak ada bedanya.

Kasus 3

Bagaimana kalau ternyata bukunya ada banyak, sehingga total bobotnya cukup berat (2 kg) dan harga totalnya Rp 249.000?

  • Gramedia.com (diskon 15%, plus ongkos kirim Rp 18.000) = Rp 229.650
  • Toko buku Gramedia (asumsikan kita punya kartu KGVC di sini, jadi ada diskon 10%) = Rp 224.100

Ternyata membeli di toko buku kembali lebih murah. Kali ini karena berat bukunya yang berpengaruh ke ongkos kirim, sehingga pembelian dari website akan menjadi lebih mahal.

Setelah melihat beberapa ilustrasi di atas, manakah tempat belanja buku Gramedia yang lebih murah?

Jawabannya: Secara umum, sama saja.

Rule of thumb:

  • Apabila kita punya kartu KGVC, maka membeli di toko buku Gramedia akan lebih murah daripada website, atau setidaknya sama.
  • Tapi kalau kita tidak punya KGVC, membeli lewat website akan lebih murah.

Namun jangan lupa selisih harganya tidak jauh. Dengan mengabaikan ongkos ganti rugi waktu, ongkos transportasi, biaya internet, dan sebagainya; maka terlepas dari kalian lebih suka melihat buku secara langsung ketika memilih atau kalian memilih bermalas-malasan di rumah tapi tetap bisa beli buku, pilihan tetap di tangan kalian.

 

P.S.

  1. Semua info berdasarkan pengalaman pribadi.
  2. Saya tidak dibayar oleh PT Gramedia Pustaka Utama, website Gramedia.com, Kompas Gramedia, dan Bank Mandiri untuk tulisan ini.
  3. Kalau ada koreksi mohon diinfo.
Advertisements

2 thoughts on “Mana yang lebih ekonomis: Gramedia.com atau Toko buku Gramedia?

  1. Yg jelas barang2 di Gramedia harganya pasti lebih tinggi (mahal). Barusan anak saya beli pembatas buku yg dari besi tipis itu. Yg lebarnya 23 cm harganya dipatok 91 rb sebiji. Yg 19 cm harganya 72,5 rb. Sbg konsumen saya tahu kita ikut menanggung biaya sewa gedung/ investasi lokasi. Tapi wajar nggak target waktu BEP investasi yg ditetapkan Gramedia? Kalau terlalu cepat demi expansi ke kota2 lain ya kasihan konsumennya dooonk…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s