[Stockholm] All Around Gamla Stan in the Spring

Nyaris semua panduan tentang Stockholm memasukkan Gamla Stan sebagai tempat yang wajib dikunjungi. Salah satu episode The Amazing Race (tapi lupa season berapa), salah satu video klip duo Roxette (Fading like a Flower), sampai berbagai kartu pos dan magnet; telah menampilkan Gamla Stan sebagai tempat yang spesial. Karena itulah membahas Stockholm tentu tidak lengkap tanpa membicarakan Gamla Stan dan sejumlah objek atraksi menarik di dekatnya. Kali ini saya membahas Gamla Stan ketika musim semi, berdasarkan pengalaman di bulan Mei 2015. Barangkali, saat kalian datang ke sana musimnya berbeda, jadi bukan tak mungkin pemandangan dan suasananya juga berbeda.

How to get there? (plus bonus tempat-tempat menarik di dekatnya)

Sebagai ikon wisata ibukota negara, Gamla Stan mudah dicapai dari mana-mana. Paling mudah tentunya menggunakan T-bana, di mana kita tinggal turun di stasiun bernama sama. Kabar sangat baiknya adalah, stasiun Gamla Stan sangat dekat dengan stasiun T-Centralen, hanya dua stop.

Setelah melewati pintu keluar stasiun T-bana ini, kita akan berhadapan dengan kios bunga dan deretan bangunan tua yang diselingi lorong-lorong menanjak. Sebetulnya tak ada istilah “lorong manakah yang benar”, karena mau lewat lorong manapun kita tetap bisa mengeksplorasi keindahan Gamla Stan dengan segala keunikannya.

IMG_5483

Banyak tulisan tentang Gamla Stan yang menganjurkan kalian jangan stres ketika mengeksplorasi labirin ini, bahkan jangan juga menggunakan peta; agar kalian bisa mendapatkan seninya. Ada benarnya juga lho! Tapi, daripada kalian benar-benar kesasar, gunakan saja rule of thumb: Saya keluar dari T-bana, dan untuk itu saya harus memasuki lorong yang menjauhi T-bana. Coba lihat apa saja bangunan yang bisa kalian temukan: Post Museum, Storkyrkan, dan pasti masih banyak lagi!

Labirin menuju Stortorget

Gamla Stan identik dengan facade bangunan klasik Eropa berwarna hijau, merah, dan kuning; plus sebuah lapangan di dekatnya dengan air mancur bersisi empat, bunga-bunga dalam baskom besar, dan beberapa deret kursi baja. Lapangan ini tak lain bernama Stortorget. Jarak Stortorget dari pintu keluar stasiun T-bana tidak jauh, tampaknya hanya sekitar 100-200 meter tergantung lorong mana yang kita ambil. Namun tidak hanya Stortorget yang jadi sasaran ketika kita menjelajahi Gamla Stan.

Paling dekat dengan stasiun T-bana, hanya cukup jalan terus lalu belok kiri, kita bisa menemui bangunan bernama Postmuseum. Bangunan ini berciri khas umbul-umbul yang digantung di depan museum, plus tulisan “Hej!” (Halo) di depan pintunya.

Nobel Museum

Postingan soal Nobel Museum bisa dilihat di sini.

Royal Palace

Eits, jangan hanya puas menjelajahi daerah Gamla Stan di daerah Stortorget saja. Di dekatnya masih begitu banyak tempat menarik yang patut dieksplorasi!

Salah satunya adalah Royal Palace of Stockholm. Royal Palace ini bisa dibilang sangat megah kalau kita bisa melihatnya dari Skeppsholm di malam hari! Tapi kalau kita datang dari arah Gamla Stan, tak masalah. Istana berukuran besar ini masih bisa kita nikmati. Pintu gerbang yang selalu dijaga dan hiasan mahkota bernomor romawi 14 ini turut menjadi ciri khas. Tentu saja Royal Palace tak boleh dilewatkan untuk dikunjungi atau sekadar dilewati saja.

IMG_8946

Monumen Gustav IV bakal ditemui terlebih dahulu sebelum Royal Palace of Stockholm.

IMG_5382

Royal Palace dilihat dari gerbang depan (yang menghadap ke perairan).

IMG_8952

Banyak pengunjung keluar masuk dari sisi samping Royal Palace.

IMG_8953

Bangunan Royal Palace, yang juga disebut sebagai Kungliga Slottet ini, juga dikenal memiliki berbagai patung khas Eropa yang menghiasi eksteriornya.

Skeppsholm dan sekitarnya

Karena keterbatasan waktu, saya tidak mengunjungi pulau kecil penuh kastil dan jembatan Skeppsholmborn yang terkenal dengan mahkota rajanya. Hiks, hiks… Tapi tidak apa kalau kalian tak sempat menyeberang, karena sebagian kastil, dan bahkan mahkota raja di jembatan, bisa diabadikan foto dan atau videonya dari pulau seberang. Atau barangkali, coba menikmati sebentar suasana pinggir perairan di sana. Cukup dingin dengan suhu sekitar 7-10 derajat Celsius di siang hari pada musim semi, namun pasti tidak terlupakan.

IMG_8958

Perairan di sekitar Skeppsholm.

 

IMG_8986

Ini nih mahkota yang saya bilang. Sayang sekali saya tidak sempat mendekati tempat ini dengan berjalan kaki karena kecolongan nomor busnya!

Untuk mencapai pulau kecil itu, kita perlu menaiki bus karena tidak ada T-bana di sana. Adapun satu-satunya bus yang berkelana sekeliling pulau tersebut adalah bus bernomor 65. Bus ini bisa ditumpangi dari beberapa titik, salah satunya Norra Bantorget, lapangan yang cukup terkenal di pusat kota.

Makan di mana?

Makan di kawasan Gamla Stan sering dianggap sebagai harakiri bagi dompet kita, karena konon harga makanan di daerah itu jauh melebihi harga makanan di Stockholm pada umumnya. Maka dari itu banyak yang menganjurkan kita harus isi perut dulu sebelum ke Gamla Stan, atau jalan saja sampai lapar lalu cari makan di tempat lain. Karena sudah ada banyak panduan yang bersuara sama, saya putuskan tidak makan siang di Gamla Stan.

Saat saya mengunjungi Gamla Stan, saya memilih makan di Bistro Nobel bisa jadi pilihan yang menarik. Kebetulan, siang itu saya mengunjungi museum yang sudah saya ceritakan di atas; dan makanannya cukup enak plus harganya tidak segila yang dibayangkan. Sayang saya lupa satu hal: Membalik kursi yang saya duduki. LHO? Tentu saja, karena di balik tiap kursi itu ada salah satu nama peraih hadiah Nobel! Hiks, hiks…

Atau kalau merasa amat sangat kelaparan dan terpaksa makan, usahakan agar memesan makanan porsi kecil saja. Tampaknya lebih masuk akal kalau kalian mengganjal perut lagi di tempat lain.
[20150502]
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s