11 Fakta tentang Sianida

Nama sianida sebagai racun terangkat kembali setelah berita tewasnya Wayan Mirna Salihin, 6 Januari 2016 yang lalu. Ditemukannya sianida dalam kadar tinggi di kopi yang diminum Mirna menguatkan dugaan bahwa ini adalah kasus pembunuhan berencana. Racun seperti apakah sianida itu? Mari kita lihat sebelas fakta tentang salah satu racun dengan berat molekul terkecil ini.

cyanidedanger

1. Secara kimiawi, sianida punya wujud padat dan wujud gas.

cyanidepill

Di bidang kimia, sianida sebetulnya adalah nama gugus, bukan nama zat. Gugus sianida memiliki satu atom karbon dan satu atom nitrogen. Gugus sianida bisa melekat dengan atom lain dan menghasilkan senyawa baru. Misalnya senyawa gas seperti hidrogen sianida (HCN) atau sianogen klorida (CNCl), dan senyawa kristal/bubuk seperti natrium sianida (NaCN) atau kalium sianida (KCN).

 

2. Sianida sudah terkenal di masa perang dunia II.

zyklonb

Di masa perang dunia II, tentu kalian sering mendengar istilah kamar gas, yang identik dengan Holocaust. Adapun, senyawa yang dipakai untuk membunuh dalam kamar gas tersebut tak lain adalah pestisida bernama Zyklon B, yang salah satunya terbuat dari prussic acid alias hidrogen sianida. Kabarnya, di zaman perang Iran-Irak di dekade 1980-an pun hidrogen sianida turut digunakan sebagai salah satu bentuk senjata uap.

3. Sianida juga merupakan racun ternama di dunia, berkat Agatha Christie dan Grigori Rasputin.

sparkling-cyanide

Agatha Christie (1890-1976) sering menggunakan sianida sebagai racun pembunuh dalam buku-bukunya. Sementara Rasputin (1869-1916), “orang pintar” yang tak lain adalah orang kepercayaan Kerajaan Rusia di dekade 1900-an dan 1910-an, pernah mengalami percobaan pembunuhan dengan menggunakan racun sianida, meskipun gagal.

4. Barangkali di luar dugaan, sianida ternyata banyak sekali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, dengan bernapas dan makan pun bisa membuat kita terpapar sianida.

cassava

Jangan kaget bahwa sianida itu ada di mana-mana.

Misalkan, ketika kita makan ubi, buah-buahan seperti apel atau peach, ataupun kacang almond; kita pasti terpapar dengan sianida.

Selain itu, pabrik kertas, tekstil, plastik, metalurgi pun menggunakan sianida. Fungsinya juga sangat banyak mulai dari menghalau hama sampai melicinkan permukaan logam. Jadi, bahkan ketika kita makan, minum, ataupun menyentuh tanah yang mengandung sianida sekalipun; kita bisa terpapar dengan sianida. Uniknya, menghirup udara sekalipun mungkin membuat kita terpapar, yakni dalam bentuk gas hidrogen sianida.

Berita baiknya: Kadar sianida yang biasa kita jumpai di kehidupan sehari-hari umumnya berada jauh di bawah kadar mematikan. Dosis fatal untuk keracunan sianida pada manusia adalah 1,5 mg/kg berat badan, atau setara dengan 75-90 mg untuk orang dewasa. Namun untuk bentuk bubuk, ada sumber yang menyebutkan dosis fatal lebih tinggi, yaitu 200 mg.

5. Rokok merupakan salah satu “sumber utama” sianida.

7c832-cigarette-011

Rokok memang mengandung banyak macam racun, dengan sianida adalah salah satunya.

Seberapa banyakkah kadar hidrogen sianida dalam rokok? Dari hasil uji laboratorium yang pernah dilakukan Mahernia di Amerika Serikat, ternyata rata-rata kadar hidrogen sianida dalam rokok mencapai 17.6 mikrogram per batang rokok. Angka ini melebihi batas yang dianjurkan di negara tersebut, yaitu 10 mikrogram per batang rokok.

Kalau di Indonesia bagaimana? Kita tunggu saja karena belum pernah ada yang meneliti hal ini.

6. Biasanya sianida memiliki rasa dan aroma pahit (bitter almond).

cyanide-almond

Masalahnya, derajat rasa dan aroma yang dikeluarkan sianida tidak selalu sama, dan tidak semua orang bisa mendeteksi rasa dan aroma ini.

Sehingga wajar saja kalau keberadaan sianida bisa tak terdeteksi secara kasat mata.

7. Cukup sering beredar mitos bahwa kekebalan terhadap racun bisa diciptakan secara paksa. Tapi sayangnya, ini tidak berlaku buat sianida.

Poison-Chemistry-Cyanide-Compounds

Penjelasan ilmiah soal sianida. Kalau kurang jelas, klik saja gambarnya untuk melihat dalam ukuran lebih besar.

 

Mungkin kalian pernah mendengar istilah “mithridatism”, yang artinya “upaya pengebalan diri terhadap racun dengan cara minum racun terus-menerus dalam jumlah kecil”. Istilah mithridatism berasal dari nama Mithridates VI, salah satu raja Romawi yang pernah bereksperimen untuk membuat dirinya kebal terhadap racun.

Jadi kisahnya, raja yang satu ini takut sekali dirinya bakal diracuni pihak musuh. Ia mencoba bereksperimen minum racun, baik dalam bentuk murni maupun dicampur ke dalam makanannya. Mula-mula dosisnya kecil. Makin lama dosis pun makin diperbesar. Sampai suatu hari, konon sang raja dikalahkan oleh raja lainnya, yang membuatnya putus asa dan berniat bunuh diri dengan minum racun. Namun upaya tersebut gagal karena ia sudah telanjur kebal racun. Alhasil ia pun baru tewas setelah diterjang pedang.

Dalam kehidupan sehari-hari,  usaha pengebalan diri terhadap racun jarang dilakukan, kecuali oleh segelintir petugas kebun binatang atau ahli botani yang biasa mengurus makhluk hidup berbisa. Usaha semacam ini tidak direkomendasikan di bidang kesehatan. Pengebalan racun biasanya bersifat sangat spesifik alias tidak berlaku buat semua racun. Mau kebal racun dengan cara memaparkan diri dengan racun ular kobra misalnya, maka orang tersebut bakalan kebal dengan racun ular kobra, tapi tidak dengan racun ular lainnya. Boro-boro lagi racun yang bukan racun ular.

Teori biologi di balik praktik pengebalan diri terhadap racun ini adalah reaksi antigen-antibodi. Jadi, badan kita akan melawan suatu antigen atau benda asing, apabila benda asing tersebut BISA merangsang pembentukan antibodi. Biasanya ini bisa terjadi kalau benda asingnya punya gugus protein. Tapi sianida jelas tidak punya gugus protein. Berarti bisa dibilang, kemungkinan bahwa sianida bisa merangsang pembentukan antibodi tubuh hampir mustahil.

8. Tapi toh tetap ada cerita yang beredar, bahwa orang-orang tertentu kebal dengan sianida, meskipun jarang.

Terdapat sejumlah mitos bahwa sianida yang diberikan bersama makanan manis dengan kandungan glukosa tinggi, dapat mengakibatkan sianida itu sendiri menjadi tidak aktif. Terlepas dari benar atau tidaknya mitos yang belum terbukti secara klinis ini, glukosa belum “disahkan” sebagai penawar untuk keracunan sianida. Jika terjadi keracunan sianida, tindakan terbaik adalah segera menghubungi rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.

9. Keracunan sianida mengakibatkan sel-sel manusia tidak bisa mengambil oksigen, dan sel-sel itu bakalan mati dalam waktu singkat.

Hal ini menjelaskan mengapa sianida sangat berbahaya buat organ yang butuh oksigen dalam jumlah besar, seperti jantung, otak, dan paru-paru.

Sianida yang paling berbahaya adalah yang berbentuk gas, karena paling cepat menimbulkan efek. Terlebih lagi jika gas sianida dilepaskan ke ruang tertutup yang sempit.

10. Keracunan sianida bisa bersifat akut (terpapar jumlah besar sekaligus) ataupun kronik (terpapar sedikit-sedikit tapi terus-menerus).

ch9guyblanket

Secara umum, keracunan sianida dapat ditandai gangguan di pencernaan ataupun di sistem saraf. Gangguan pencernaan dapat berupa muntaber; yang sering disertai perubahan irama jantung yang menjadi cepat. Gejala pencernaan biasanya lebih dominan pada keracunan ringan. Sementara gangguan sistem saraf dapat berupa kebingungan sampai kejang, koma, bahkan kematian. Selain itu, irama jantung justru berubah menjadi lambat dan lemah. Biasanya ini terjadi pada keracunan dosis besar.

11. Keracunan sianida bisa ditangani dengan pemberian penawar, yaitu…

SyringeVialMain

…injeksi hidroksikobalamin, yang tak lain adalah salah satu bentuk vitamin B12 injeksi.

Jika tidak ada obat ini, layanan kesehatan bisa juga menggunakan injeksi kombinasi nitrit dan thiosulfat. Kombinasi ini lazim digunakan di Amerika Serikat.

 

Referensi

  1. CDC. Cyanide [Internet]. 2016 [updated 2013 Jun 27]. Available from: http://www.bt.cdc.gov/agent/cyanide/basics/facts.asp
  2. Inglis-Arkell E. The Ironic End of the Man who Made Himself Immune to Poison [Internet]. 2016 (updated 2013 April 1]. Available from: http://io9.gizmodo.com/5972414/the-ironic-end-of-the-man-who-made-himself-immune-to-poison
  3. Mithridatism Explained [Internet]. Available from: http://everything.explained.today/Mithridatism/
  4. Quora.com. If I eat a little cyanide each day, will I become somewhat tolerant to it? [Internet]. https://www.quora.com/If-I-eat-a-little-cyanide-each-day-will-I-become-somewhat-tolerant-to-it-Think-The-Princess-Bride
  5. Chaouali N, Gana I, Dorra A, Khelifi F, Nouioui A, Masri W, et al. Potential toxic levels of cyanide in almonds (Prunus amygdalus), apricot kernels (Prunus armeniaca), and almond syrup. Int Scholarly Res Notes Toxicol.2013; http://dx.doi.org/10.1155/2013/610648
  6. Stewart C. Cyanide as a weapon: A Review. Available from: http://www.firesmoke.org/wp-content/uploads/2010/10/Cyanide_As_A_Weapon.pdf
  7. Mahernia S, Amanlou A, Kiaee G, Amanlou M. Determination of hydrogen cyanide concentration in mainstream smoke of tobacco products by polarography. J Environ Health Sci Eng.2015;13:57.
  8. Dizikes C, Sweeney A. Cyanide: A poison we fear [Internet]. 2016 [updated 2013 Jan 10]. Available from: http://articles.chicagotribune.com/2013-01-10/news/ct-met-cyanide-poisoning-20130111_1_cyanide-chicago-tylenol-murders-poison
  9. The Chemistry of Poisons – Cyanide [Internet]. 2016 [updated 2015 Feb 26]. Available from: http://www.compoundchem.com/2015/02/26/cyanide/
Advertisements

One thought on “11 Fakta tentang Sianida

  1. Info yang sangat bermanfaat..
    Dulu, teman kami menggunakan sianida untuk afdruk foto..
    Sekarang, sianida untuk meracuni teman sendiri..
    Terimaksih infonya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s