[Malaysia] Petronas Twin Tower Tour

Kalau kita ke Malaysia sudah pasti belum afdol rasanya kalau belum berfoto di depan menara kembar ini. Apa lagi kalau bukan Petronas Twin Tower. Nah, kalau sekadar datang ke depan menara dan berfoto di sana adalah kewajiban para turis di Kuala Lumpur, bagaimana kalau kita masuk ke dalamnya dan ikut menjelajahi tur keliling menara Petronas ini? Mari kita simak.

20160113_091241981_iOS

The price

Sebelum kita bahas lebih jauh, mari kita bicarakan soal ongkos terlebih dahulu. Karena biasanya turis ngedumel soal ongkos kalau lagi jalan-jalan.

Gampangnya begini: Kalau kita memilih berfoto di depan menara kembar (seperti yang dilakukan turis pada umumnya), tentu saja ini gratis. Yang jadi masalah adalah kalau kita mau mencoba berfoto dari Skybridge lantai 41 ataupun penasaran dengan observatory deck. Nah ini yang bayar. Harganya juga bisa dibilang tidak murah untuk standar Malaysia: MYR 84.80 per orang dewasa! (padahal dulu karcis masuk tour ini sempat gratis hingga bertahun-tahun)

How to get there

Untuk datang ke Petronas Twin Tower sangat mudah dan ada banyak caranya, berhubung menara ini terletak di pusat kota.

Paling gampang, kita bisa pakai Uber. Sopir taksi di Malaysia umumnya malas menggunakan argometer dan suka mengandalkan tawar-menawar di tempat padahal turis biasanya tidak tahu standar tarif taksi di Malaysia itu berapa. Memang pakai Uber itu ilegal. Tapi pertimbangkan saja sendiri: Pilih yang ilegal tapi perhitungan tarifnya jelas, atau yang legal tapi sembarangan mematok tarif? Adapun, syarat pakai Uber adalah kita harus punya SIM Card lokal Malaysia; karena di Malaysia (bahkan di Kuala Lumpur sekalipun) jarang ada free wi-fi di tempat umum.

Ada cara lain kalau tidak mau ribet urusan Uber vs Taxi. Kita bisa menggunakan bus Go-KL, layanan bus gratis yang ditujukan buat turis. Tapi apa mau dikata, kalau kita datang ketika jam pulang kerja, bus sering tiba-tiba penuh dengan penduduk lokal! Atau gunakan saja LRT, atau versi tuanya yaitu K-Muter yang persis commuter line di Jakarta. Semua jenis kendaraan umum ini berhenti di KL Central, yang tak lain adalah pusat kota Kuala Lumpur, yang terletak tak jauh dari Petronas Twin Tower. Dari stasiun KL Central, kita tinggal berjalan kaki sekitar 5-10 menit ke arah barat. Kalau kita sudah melihat Suria KLCC, berarti kita sudah ada di tengah-tengah menara kembar tersebut!

IMG_8032

Lobby

Untuk mengakses tour Petronas Twin Tower, kita harus masuk ke menara yang terletak di sebelah kanan pintu Suria KLCC. Atau, kalau kalian sudah telanjur masuk mall, keluarlah dan belok kiri untuk memilih menara yang tepat. Ciri-ciri menara yang tepat itu adalah adanya mobil Formula 1 dari tim Mercedes-Petronas di dekat atap lantai. Nah, di balik mobil tersebut ada tangga menuju ke bawah.

IMG_8035

Ini lobby menara yang salah. Kalau ketemu lobby dengan tampilan seperti ini, berarti kita harus ke menara sebelahnya.

 

IMG_8042

Ini barulah lobby menara yang benar.

Dari sana kita akan diarahkan menuju sebuah barisan antrian yang unik. Unik karena kita tinggal berbaris mengikuti gambar gelombang mirip ular yang ada di lantai.

IMG_8040

Di lantai ada garis melengkung. Ikuti garis untuk mengantri.

IMG_8041

Kalau tiket online sudah di tangan, kita bakal diarahkan untuk mengganti struk belanja online itu dengan tiket aslinya. Petugas akan menyerahkan selembar kupon panjang dengan bentuk agak lucu. Di paling atas ada QR code yang sangat sederhana, lalu di paling bawah ada QR code lagi. Kita juga bakal diberi nametag, dan setiap 30 menit sekali, pasukan akan dinaikkan ke lift dengan dipandu seorang tour guide. Setiap pasukan akan punya nametag dengan warna sama, untuk memudahkan tour guide memantau “anak ayam”-nya.

Nah, sebelum dimasukkan ke lift, kita bakal diinstruksikan untuk menitipkan tas dan tongsis, jika ada. Karena ransel dan tongsis tidak boleh dibawa ke dalam tour. Mungkin petugas keamanan khawatir ransel bisa diisi bom, atau tongsis bisa digunakan untuk mementung kepala turis lain sehingga timbullah keributan. Tenang saja, kita bakal diberi nomor tanda penitipan barang, jadi perabot bawaan kita bakal baik-baik saja.

Dan untunglah, smartphone dan kamera masih termasuk barang yang diperbolehkan.

20160113_075038189_iOS

 

Skybridge lantai 41

Usai naik lift, tibalah kita di lantai 41 yang ada jembatan penghubungnya. Jadi, dalam keadaan normal, jembatan ini selalu menghubungkan menara kembar. Dalam kondisi tertentu, jembatan penghubung ini bisa dilipat sewaktu-waktu.

IMG_8052 lantai 41

Pemandangan Kuala Lumpur dari Skybridge lantai 41.

 

IMG_8051 skybridge

Skybridge Petronas Twin Tower, lantai 41. Jembatan ini konon bisa dilipat dalam situasi tertentu.

 

Di sini, tour guide bakal memberi kita sekitar 10-15 menit buat berfoto-foto dan mengamati jembatan yang selalu tampak menyolok dari jauh ini. Jangan lupa nikmati city view KL yang sudah mulai terlihat unik dari ketinggian…

Observation Deck lantai 86

IMG_8054 lantai 86

Teropong di lantai 86.

 

IMG_8053

Lift: Cuma sampai lantai 83.

Kita bakal dimasukkan kembali ke lift setelah waktu habis. Lift yang kita naiki hanya mencapai lantai 83, tidak sampai ke 86. Untuk mencapai lantai tertinggi menara ini, kita wajib turun di lantai 83, kemudian kita akan diminta mengikuti tour guide menuju sebuah lift tambahan yang akan mengantar kita menuju lantai 86.

Ini dia lantai puncak dari Petronas Twin Tower. Di sini ada teropong yang bisa kita pakai untuk melihat pemandangan kota Kuala Lumpur dari puncak menara. Tak ketinggalan ada juga sejumlah miniatur Petronas Twin Tower yang dibuat dalam berbagai ukuran. Mulai dari segede gaban, sampai yang terkecil yang terletak dalam maket kota Kuala Lumpur. Sebetulnya kalau dipikir-pikir, agak lebay dan berulang-ulang jadinya. Tadi sudah dipajang banyak miniatur menara, kok terkesannya dipajang lagi, dipajang lagi. Padahal tidak ada bedanya juga antara miniatur satu dengan lainnya, selain soal ukuran.

20160113_081929979_iOS

Pemandangan KL dari lantai 86.

 

20160113_081955394_iOS

Ini miniatur Petronas Twin Tower yang terbesar di lantai 86.

Oh ya, tour guide akan memberi kita waktu sekitar 15-20 menit untuk menikmati pemandangan Kuala Lumpur dari puncak ketinggian ini. Manfaatkan baik-baik untuk mengambil gambar yang pas!

Lantai 83

Seusai menikmati pemandangan lewat teropong dan dinding kaca di lantai teratas, kita pun diarahkan kembali oleh tour guide menuju lantai 83. Lantai ini mungkin boleh disebut juga sebagai lantai dokumenter, karena di sini penuh informasi seputar sang menara kembar. Yang paling menyolok tentu saja panel biru di tembok yang menunjukkan perbandingan kuantitatif antara tinggi Petronas Twin Tower dengan sejumlah bangunan-bangunan tertinggi di dunia. Tour guide bakal memberi waktu sekitar 10 menit untuk mengeksplorasi bagian ini, termasuk untuk berfoto, atau sekadar duduk sebentar.

20160113_083936014_iOS

20160113_083939473_iOS

Toko Merchandise

Karena Petronas adalah merk bidang otomotif kebanggaannya Malaysia, tak heran kalau toko merchandise Petronas Twin Tower dijejali pernak pernik tim Mercedes Petronas yang tengah berjaya di Formula 1 sejak 2014 hingga kini itu. Mulai dari kaos Nico Rosberg sampai jaket Lewis Hamilton semua ada di sini. Tidak ketinggalan juga beberapa pernak-pernik sederhana seperti gantungan kunci, magnet, dan puzzle tiga dimensi, yang tentu saja semua bercorak Petronas Twin Tower. Yah, sayangnya cuma itu. Secara umum, toko merchandise ini tidak besar-besar amat, tapi cukuplah untuk beli sedikit pernak-pernik buat dibawa pulang.

20160113_085026834_iOS

20160113_085019957_iOS

 

Bonus: Tips Berfoto di depan Petronas Twin Tower

Tidak perlu hitung-hitungan trigonometri sampai ruwet kalau cuma bakal dipakai buat menghitung jarak berfoto dari Petronas Twin Tower. Tapi opsi-opsi berikut bisa dicoba.

  1. Kalau mau foto close up dan mau dapat puncak twin tower: Posisi kamera harus tepat di bawah muka. Hati-hati jangan berekspresi sedemikian rupa sampai kalian terlihat sangat bulat di depan kamera.
  2. Kalau mau foto dengan pose biasa saja tapi dapat puncak twin tower: Tidak bisa dari dekat! Kalian harus pergi agak jauh (misalnya ke taman yang ada di seberang menara), barulah kalian berfoto di situ.
  3. Kalau mau foto dengan pose biasa saja dan malas pergi agak jauh: Relakan puncak twin tower-nya.

Kesimpulan

Rasanya kita setuju bahwa tour Petronas Twin Tower ini kemahalan, jika menimbang harga versus benefit yang kita dapat. Kalau kalian sungguh mati penasaran ingin tahu rasanya memandangi Kuala Lumpur dari ketinggian 86 lantai, perhitungkan baik-baik ongkos perjalanan kalian supaya tidak tekor. Sekian.

 

Catatan: Bukan first-hand experience.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s