[Review Maskapai] Vietnam Airlines

Maskapai penerbangan dengan logo teratai ini mungkin tidak seterkenal maskapai top di Asia lainnya. Namun berhubung saya pernah menjajal penerbangan return dengan mereka, saya coba buatkan review-nya juga di sini.

Mengenal Vietnam Airlines

Vietnam Airlines merupakan flight carrier yang memiliki pangkalan utama di Saigon alias Ho Chi Minh City (dulu bagian dari Vietnam Selatan) dan Hanoi (dulu bagian dari Vietnam Utara). VNA juga masih menjadi satu-satunya flight carrier yang melayani rute Jakarta-Saigon vv (bolak balik) secara langsung tanpa transit. Mereka memiliki program loyalty bernama Lotus Miles, yang terdiri atas beberapa tingkatan.

Maskapai dengan warna khas biru ini sudah berdiri sejak 1956, sempat mengalami kehancuran parah karena perang, dan sempat cukup lama hanya meladeni rute menuju China dan Laos. Sejak dekade 1980-an barulah mereka bangkit dan mampu memperluas armada hingga ke berbagai kota di Asia Tenggara dan Hongkong.

Servis di Bandara

Di bandara Soekarno-Hatta (CGK), Vietnam Airlines tidak punya konter check-in sendiri, lantaran penerbangannya memiliki frekuensi minim: Hanya ada satu keberangkatan dan satu kedatangan setiap harinya. Sebaliknya di bandara HCMC, banyak sekali check in counter untuk Vietnam Airlines, terutama di line A dan B, berhubung maskapai ini adalah penguasa utama di bandara tersebut.

Penerbangan dengan VNA sendiri memiliki durasi sekitar 3 jam (pada kenyataannya, berkisar antara 2 jam 40 menit hingga 3 jam 15 menit), di mana tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Ho Chi Minh City.

Di dalam Pesawat

Kesan pertama memasuki pesawat Vietnam Airlines adalah tampilan pramugarinya yang khas. Mereka semua berseragam gaun khas Vietnam dengan warna merah atau biru langit, memiliki rambut panjang yang sangat lurus dan wajah oriental, namun entah bagaimana, mereka tampaknya lebih mahal senyum daripada pramugari maskapai Asia pada umumnya.

IMG_7826

Suasana kabin kelas ekonomi Vietnam Airlines. Tidak ada sistem hiburan perorangan, hanya ada satu monitor hiburan untuk beberapa penumpang sekaligus.

Sebelum take-off, semua penumpang akan mendapatkan tissue basah wangi dari para pramugari. Hm, saya memang berpikir keras apa gunanya tissue basah untuk lepas landas? Sampai sekarang saya hanya berhasil berteori seperti ini: Tissue basah ini digunakan untuk menyegarkan kembali penumpang yang habis berkeringat atau kelelahan mengangkat-angkat bagasi sebelum naik ke pesawat. Mungkin saya salah. Ada yang tahu bagaimana teori yang sebenarnya?

IMG_7783

Tissue basah yang biasa dibagikan di awal penerbangan bersama Vietnam Airlines.

Dalam penerbangan selalu diberikan makan siang, dengan pilihan yang, seingat saya, selalu sama: Nasi dengan potongan ikan laut yang dibumbui saos dan cabai; atau rendang dengan irisan kentang rebus. Menu sampingannya memiliki formasi: Satu bungkus kecil berisi kacang aneka bentuk, sepotong roti bulat, satu pak mentega, semangkuk kecil “salad Vietnam” (potongan sayuran yang direndam adonan saos tomat dan mentimun), serta semangkuk aneka buah.

IMG_3955

Wujud paket makan siang di penerbangan Vietnam Airlines.

Soal minuman, penerbangan dengan VNA menawarkan wine ketika penerbangan sudah memasuki wilayah udara tertentu. Tidak minum wine? Jangan khawatir, pramugari juga menawarkan minum teh, kopi, atau sekadar air putih biasa.

Nah, soal hiburan tampaknya bukan prioritas maskapai ini; lantaran tidak ada sistem hiburan yang personalized buat para penumpang. Layar masih dipasang di atas beberapa kursi tertentu dan tayangan yang dimuat bersifat umum dan tidak dapat dipilih. Juga tidak ada sistem entertainment audio. Tak heran banyak penumpang membandel dengan tetap menggunakan ponsel untuk mendengarkan lagu atau bermain game. Dan pramugarinya juga cenderung membiarkan.

Majalah yang dihadirkan dalam pesawat hanya satu, yaitu Heritage Fashion. Majalah ini agak sulit dibaca jika tidak paham bahasa Vietnam, karena hanya sebagian artikelnya yang diterjemahkan ke bahasa Inggris.

IMG_2081

Majalah Heritage Fashion, Nopember 2015.

 

Kesimpulan

Secara umum Vietnam Airlines dapat dikatakan sebagai flight carrier yang cukup baik namun bukan yang terbaik untuk urusan hiburan. Namun jika memang membutuhkan penerbangan langsung rute CGK-SGN atau sebaliknya, maskapai ini masih belum tergantikan, setidaknya sampai dengan akhir tahun 2015.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s