[Spanyol] 8 trivial things you didn’t know about Spain

Bicara soal Spanyol mungkin yang terlintas di benak kita adalah matador, flamenco, dan sepakbola. Hm… Sebetulnya Spanyol tidak terbatas pada tiga hal itu saja. Bukan melulu soal banteng yang marah dan menyerang apa saja yang warnanya merah, soal tarian yang diperagakan wanita berkostum rumbai dan sepatu khusus, atau soal perseteruan Real Madrid dan Barcelona terlebih Ronaldo dan Messi.

Dalam tiga hari, tentu apa yang saya lihat dan rasakan tidak dapat digeneralisasikan sepenuhnya. Namun saya harap fakta-fakta unik hasil pengamatan saya soal Spanyol ini bisa jadi penambah wawasan yang berguna.

Catatan: Tidak ada niat menghina atau memuja bangsa tertentu. Mohon dibaca dengan pikiran terbuka.
Fakta #1: Pesawat pelit pakan


Pesawat terbang di Spanyol dioperasikan terutama oleh tiga maskapai: Iberia, AirEuropa, dan Vueling. Iberia yang berbendera mirip warna bendera Spanyol dan AirEuropa yang logonya minimalis ini adalah maskapai full-service, sementara Vueling si kuning adalah maskapai budget. Mereka bertiga pun sering sekali share code penerbangan.
Tapi yang unik, semua maskapai Spanyol sama saja: Makanan dalam pesawat hanya bisa didapatkan dengan membeli, karena harga tiket pesawat belum mencakup harga makanan. Lalu, jangan pikir Iberia bakal tampil beda karena status premiumnya. Ternyata salah. Iberia pun menjual makanan di pesawat. Kalau tidak mau bayar, siap-siap berpuasa di pesawat. Lho, katanya maskapai full service?
Fakta #2: Jam Tidur Siang
(Foto dari Google. Bukan jepretan saya)
Sudah rahasia umum kalau rakyat Spanyol itu bangunnya siang dan tidurnya larut malam. Kalau ditanya kenapa mereka sanggup begadang tiap hari, jawabannya adalah: “Kan kita punya jam tidur siang setiap hari!”
Budaya tidur siang di Spanyol, yang sering disebut “siesta”, memang menjadi salah satu ciri khas bangsa yang satu ini, dan memang ciri ini terbawa-bawa sampai Mexico dan negara Latin lainnya. Rakyat Spanyol terkadang pulang ke rumah dari tempat kerjanya di jam tidur siang ini. Uniknya, tidak hanya manusianya yang punya jam tidur siang tapi toko-toko dan pusat layanan umum pun begitu. Saya sampai takjub bahwa tur stadion Vicente Calderon saja ada jam tidur siangnya!
Jadi, jangan terkaget-kaget kalau kita datang ke restoran jam 4 sore dan kita diusir. “¡Estamos cerrado! (We are closed!)” kata pelayannya. Nah, itulah ciri jam tidur siang.
Biasanya, jam tidur siang bervariasi antara pukul 12 hingga 18. Tapi lama jam tidur siang tiap pusat layanan tidak sama. Ada yang 2 jam tapi ada juga yang sampai 6 jam lho.
Fakta #3: Bahasa Spanyol dialek Tarzan
Satu lagi rahasia umum bangsa Spanyol adalah kendala mereka dalam berbahasa Inggris yang memang agak mengkhawatirkan meskipun sekarang sudah era globalisasi. Menurut salah satu gambar yang begitu saja muncul di Google Image Search, hanya 22% rakyat Spanyol yang sanggup mempertahankan dialog berbahasa Inggris lebih dari tiga kalimat bolak balik. Kontras dengan Belanda yang angkanya mencapai 96% atau bangsa Skandinavia yang angka melek bahasa Inggrisnya mencapai angka hampir 100%. Konon salah satu sebab utamanya adalah karena film-film asing selalu di-dubbing ke bahasa Spanyol ketika film tersebut akan masuk ke negara ini. Ingat zaman telenovela? Nah kira-kira seperti itulah. Sehingga tak heran kalau banyak warga Spanyol yang enggan menjawab pertanyaan dalam bahasa Inggris. Dilema antara takut bahasa Inggrisnya tidak bagus, atau takut lawan bicaranya tak paham.
Namun semua berubah ketika negara api menyerang. Eh salah. Maksudnya, respons mereka jelas beda ketika kita sebagai turis mencoba berkomunikasi dengan bahasa mereka. Maka dari itulah paham sedikit bahasa Spanyol akan sangat membantu. Meskipun agak-agak dicampur gerak gerik ala Tarzan, rasanya berusaha berbahasa Spanyol di negeri ini jauh lebih menolong daripada kita lempeng cuek berbahasa Inggris. Dijamin setelah kita mencoba berbahasa Spanyol, layanan terhadap kita akan jadi lebih bersahabat. 
Hal ini terbukti jelas di restoran. Ketika kita mulai dialog dengan bahasa Inggris, pelayan yang bisa berbahasa Inggris di satu restoran biasanya hanya 1-2 orang, sehingga mereka bakal sibuk melempar-lempar ke teman lainnya untuk menangani pesanan kita. Dan molornya bisa luar biasa lho. Bayangkan: Orang yang berbahasa Spanyol hanya butuh 15 menit sampai makanan datang, sementara yang berbahasa Inggris butuh 20 menit hanya untuk memanggil satu pelayan.
Terbata-bata takut salah? Tidak usah takut, karena mereka cukup menghargai turis yang mau coba-coba berbahasa seperti mereka. Seperti yang tadi saya bilang: Bahasa Spanyol dialek Tarzan pun berguna.
Fakta #4: Cantelan untuk gantung jas di pesawat

Kalau diperhatikan seksama memang banyak orang Spanyol yang hobi naik pesawat sambil mengenakan setelan jas, entah itu penerbangan lokal maupun internasional tampaknya sama saja. Lalu setibanya di pesawat mereka kepanasan atau kesempitan sehingga jas dicopot dan harus dicantel ke kursi depan. Maskapai lokal tampaknya responsif dengan hal ini, terbukti dari dibuatnya cantelan-cantelan gantung jas tepat di atas tray table.
Uniknya adalah saya gagal menemukan pesawat dari maskapai non-Spanyol yang menggunakan cantelan ini. Benarkah ini juga menjadi ciri khas pesawat maskapai Spanyol?
Fakta #5: Yang penting sepakbola
Keberhasilan timnas Spanyol memperoleh gelar juara Euro 2008 dan 2012 serta juara dunia 2010 membuat Spanyol menjadi kekuatan sepakbola yang patut diperhitungkan. Tidak hanya itu, perseteruan abadi Real Madrid dan Barcelona juga selalu menyuguhkan tontonan menarik dengan aksi permainan sepakbola kelas dunia. Tidak salah lagi, sepakbola tentu sudah menjadi bagian PENTING bagi rakyat Spanyol. Selain sebagai hiburan, sepakbola juga sudah mengangkat harga diri Spanyol terutama sejak dekade 2000-an.
Hal ini setidaknya terlihat jelas dalam dua aspek yang sempat saya amati: Toko suvenir dan siaran radio.
Toko suvenir selalu tak pernah absen menjual pernak pernik Real Madrid atau Barcelona. Nah, bukan hal aneh lagi kalau kita masuk toko suvenir di Madrid dan menemukan isinya lebih dominan suvenir sepakbola daripada suvenir khas Spanyol-nya sendiri!
Lalu soal siaran radio. Karena kebetulan dapat flight yang depart pagi hari, saya sempat mencoba taksi di Madrid dan kebetulan lagi sopirnya memutar siaran radio. Saat itu jam 5 pagi. Dan mau tahu apa berita yang sedang dibahas di radio? Sepakbola! Uniknya, selama sekitar 20 menit di dalam taksi, siaran radio itu terus-menerus bicara sepakbola. Mulai dari liga BBVA sampai Adelante (divisi kedua) dikupas tuntas di acara subuh itu. Dan pastinya ADA yang mendengarkan siaran radio itu.
Jadi dari sini bisa disimpulkan bahwa saat ini memang sepakbola itu segalanya buat rakyat Spanyol.
Fakta #6: Musim semi = musim panas
Untuk ukuran negara empat musim, iklim di Spanyol terbilang moderat atau bahkan panas. Terlebih lagi di Gran Canaria. Musim semi tak ubahnya seperti musim panas. Malam hari suhu boleh 17 derajat Celsius, tapi siang hari suhu bisa sampai 35 derajat Celsius! Sejak akhir April pun, kita sudah bisa melepas jaket dan berkeliaran di jalan dengan kostum sama dengan kostum musim panas.
Barangkali yang membedakan musim semi dan musim panas adalah pertunjukan hiburan yang bisa disimak. Atraksi matador yang kini dibatasi ketat itu hanya beredar di musim panas, tapi tidak di musim semi. Demikian pula dengan tarian flamenco di Andalucia, hanya disajikan di musim panas.
Fakta #7: Restoran fast food
Saat restoran fast food susah ditemukan di berbagai negara Eropa barat, justru di Spanyol restoran begini malah banyak. Di kota Madrid saja ada belasan gerai McDonalds. Jangan heran juga McChicken di Spanyol bahkan dinamai ulang jadi McPollo. Saya yang awam soal hak cipta penamaan dan sejenisnya, pun berasumsi bahwa Spanyol pastilah memberi kontribusi penting bagi pemasukan McDonalds secara keseluruhan, makanya mereka diberi hak eksklusif untuk mengubah nama seperti ini.
Hebatnya lagi, bahkan gerai fast food di bandara Barajas Madrid buka 24 jam. Jelas, siapa yang kelaparan di jam tak menguntungkan tentu tak punya pilihan lain!
Tentu keanehan ini ada hikmahnya. Jadi kalau kita kesulitan menyesuaikan diri dengan makanan setempat, ada gerai fast food yang bisa jadi penyelamat.
Fakta #8: Plang nama jalan = cerita bergambar
Ini khusus di Madrid: semua papan nama jalan selalu dipasang dengan gambar dan nama. Memang unik tapi ini sangat membantu kita untuk mengenal makna dari nama jalan yang ada di ibukota Spanyol ini. Mungkin nama jalan yang ini menggambarkan nama orang, atau justru menggambarkan hewan, dan sebagainya.
Hm… Apa lagi ya yang unik soal Spanyol? :))
(20150511)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s