Bag of Bones (Stephen King, 1998)

Identitas Buku

Judul buku: Bag of Bones
Penulis: Stephen King
Genre: Fiksi, hukum, horor
Ukuran: 15 x 23 cm
Tebal: 560 halaman
Terbit di negara asal: 1998
Terbit di Indonesia: Januari 2001
Cover: Softcover
ISBN: 979-686-437-1

 

 

 

 

Sinopsis Official

Setelah kematian Jo, istrinya Mike Noonan mengalami kebekuan ide yang membuat ia selalu mual setiap memandang layar kosong komputernya. Selama empat tahun ia melewatkan waktu dengan main game dan mengisi TTS. Malam-malam harinya dipenuhi mimpi buruk tentang Sara Laughs, rumah tepi danau yang dibelinya beberapa tahun silam.

Namun ke sanalah akhirnya ia kembali. Dari luar, suasana di tempat itu tampak biasa saja. Namun di bawah permukaan tenang itu tersimpan kejahatan masa lalu yang melibatkan begitu banyak orang, dosa-dosa para ayah yang mesti dibayar oleh generasi berikutnya. Mike memilih bertahan di Sara Laughs, walau yakin tempat itu berhantu, sebab di sanalah kemampuannya untuk mengarang pulih kembali.

Selain itu, instingnya mengatakan bahwa mendiang istrinya menyimpan rahasia yang berkaitan dengan rumah tersebut.

Resensi

Sebelum ini, belum pernah baca Stephen King. Belum tahu bakal seaneh apa dia. Senyeleneh apa karyanya. Bag of Bones (1998) saya pilih, di tahun 2001, untuk memulainya. Kesan yang begitu dark, terlihat dari sampul dan judulnya. Bisa dilihat di gambar (edisi pertama yang beredar di Indonesia juga menggunakan sampul yang sama), novel ini memang lebih lekat ke kesan horor daripada kesan apapun yang mungkin dibawa oleh nama King.

Mungkin kita bakal menduga King akan mengangkat unsur kehantuan dan metafisika sebagai bumbu utama cerita dengan sudut pandang orang pertama ini. Namun sebetulnya, ada tiga aspek utama yang diangkatnya. Pertama, benar soal hantu dan komunikasi beda alam. Kedua, soal keluarga. Yaitu intriknya, pembalasan dendamnya, dan ikatan batinnya. Dan yang ketiga, yang tak kalah signifikannya, adalah soal hukum. King sukses mengurai aspek hukum perwalian anak angkat dengan amat gamblang dalam cerita mistiknya ini.

Kisah bermula dari Michael (Mike) Noonan, seorang pengarang novel yang baru ditimpa musibah: Kematian sang istri Jo yang sedang hamil muda. Kematian tersebut coba disikapi dengan tegar oleh Mike, tapi nyatanya kematian itu mulai menghancurkannya dari dalam perlahan-lahan. Ia mengalami writers block parah, hingga empat tahun. Pindah rumah adalah solusi yang ia ambil. Mike menuju rumah tempat ia dan Jo berlibur. Ternyata, rumah yang dihuninya itu digentayangi hantu penyanyi blues kulit hitam era puluhan tahun sebelumnya, bernama Sara Tidwell. Mike pun (menurut saya, dengan gagah berani) mencoba mengungkap misteri tentang Sara.

Di saat bersamaan muncullah seorang wanita; Mattie Devore dan putrinya Kyra, dalam kehidupan Michael yang tengah kacau balau. Sambil mereka ini memasuki kehidupan Mike, tiba-tiba saja ia mendapat inspirasi menulis, yang dicurigai datang dari roh Jo. Apa yang sebetulnya terjadi? Bisa dibaca sendiri 🙂 Pastinya, kemudian Mike menyadari dari sejarah yang ia pelajari tentang daerah bernama Sara Laughs tersebut, bahwa semua anak perempuan pertama dengan nama depan berawalan huruf C atau K berakhir dengan mati tenggelam. Lalu apa yang akan Mike lakukan? Silakan dibaca juga 🙂

Awalnya, saya agak risih dengan pola deskripsi ala Stephen King. Panjang lebar dipadatkan dalam satu kalimat. Namun dalam beberapa bab, langsung terbiasa. Deskripsinya memang detail, sangat menghidupkan imajinasi tentang bagaimana cerita ini seandainya difilmkan (Catatan: Sebetulnya memang sudah, dibintangi Pierce Brosnan, tapi saya belum nonton. Nanti setelah nonton pasti akan saya review). Bahkan ketika Mike berjumpa hantu, menghadapi kegalauan writer’s block,  sampai saat ia desperate berusaha berkomunikasi dengan Jo; semua bisa kita imajinasikan dengan jelas berkat uraian King yang sangat menjiwai. Penjelasan King soal hukum terkait masalah adopsi, hak asuh, dan sejenisnya; pun tidak kalah komprehensifnya. Perasaan bahwa “saya adalah Mike, Mike adalah saya” pun masih melekat sampai bagian akhir novel ini. Coba baca dan buktikan, bagaimana perasaan ketika selesai membaca buku ini.

Jadi kesimpulannya, berat hati untuk tidak memberikan nilai tinggi untuk Bag of Bones. Sangat wajib dikonsumsi bagi penggemar misteri, horor, dan fans Stephen King.

 

My ratings

  • Story 8/10
  • Excitement 9/10
  • Readers grasp 8/10
  • Tagline association 8/10
  • Moral value 8/10
  • Personal Goodreads rating 5/5
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s