Conviction (2010)

Identitas Film

Censor rating: R
Duration: 107 minutes
Genre: Drama, biography, law
Release date: November 5, 2010
IMDb rating: 7.2/10
Metacritic score: 61%
Rotten Tomatoes tomatometer: 66%
Director: Tony Goldwyn
Casts: Hilary Swank, Sam Rockwell, Minnie Driver, Melissa Leo, Thomas D. Mahard

Sinopsis Official

A working mother puts herself through law school in an effort to represent her brother, who has been wrongfully convicted of murder and has exhausted his chances to appeal his conviction through public defenders.

 

Resensi

Seandainya ada kerabat dekat kita yang divonis bersalah oleh pengadilan namun sebetulnya kita yakin dia tidak bersalah, apakah yang akan kita lakukan? Mungkin menyimak film adaptasi kisah nyata Waters bersaudara ini bisa menjadi inspirasi, bahwa ikatan persaudaraan bisa memotivasi seseorang untuk berbuat apa saja demi kebahagiaan kerabatnya.

Conviction (2010) diangkat dari kisah nyata Kenneth Waters (Sam Rockwell), terpidana kasus pembunuhan derajat satu di Ayer, Massachussetts di tahun 1983; dan adiknya Betty Anne Waters (Hilary Swank) yang berusaha mati-matian mengeluarkan sang kakak dari jebakan hukum yang menimpanya. Mungkin sinopsis yang terkesan biasa saja, namun menyaksikan ceritanya tentu sangat mengesankan.

Butuh waktu hampir 20 tahun sampai akhirnya Kenneth divonis bebas, tentunya dengan usaha dan pengorbanan tidak sedikit dari Betty. Mulai dari niat bulat Betty untuk kuliah di jurusan hukum saat ia sudah punya dua anak, upayanya bekerja paruh waktu, yang tak disetujui sang suami, sampai-sampai kedua putranya yang seiring waktu kian menjauh dan rumah tangga yang berantakan, plus nilai akademik yang turun, harus dihadapi Betty untuk mengeluarkan kakaknya. Nasib baik menghampirinya saat seorang sesama rekan kuliahnya yang juga tidak muda lagi  tak sengaja melihatnya ketika bekerja paruh waktu, Abra Rice (Minnie Driver) tak butuh waktu lama untuk membuat Betty menjadikannya “partner in crime“. Setelah pasangan ini bermitra, pasang surut usaha, keberhasilan, dan kegagalan  Betty terus silih berganti hingga ending cerita yang bisa ditebak dengan mudah, apalagi bagi kalian yang sudah pernah mendengar kisah aslinya.

Rating IMDb menunjukkan film ini bukanlah film luar biasa, hanya 7,2/10. Tetapi setelah kalian menyaksikan film ini pastinya sangat setuju bahwa meskipun nuansa utamanya hukum, Conviction tetap bisa dinikmati kalangan awam hukum sekalipun tanpa masalah. Selain itu, memang ada beberapa hal yang dikupas film karya sutradara Tony Goldwyn ini dengan sangat tajam.

Yang pertama adalah soal ikatan persaudaraan, di mana saling membantu antara saudara (apalagi saudara kandung) sangatlah penting. Sindiran yang dikemukakan sang polisi cukup mengena, bahwa bahkan saudara bisa terasa seperti orang asing saat rasa saling menerima dan niat saling membantu sudah memudar.

Faktor lain yang juga disorot yakni persahabatan dan kesetiakawanan. Hal ini sangat jelas diperlihatkan karakter Betty dan Abra. Saat Betty menghadapi masalah, Abra selalu ada untuk menolong Betty.

Lalu yang juga disoroti tajam adalah masalah hukum dan sistemnya, khususnya di negara bagian Massachussetts di Amrik. Menarik disimak bahwa penerima penghargaan kepolisian juga sekaligus menerima status kebal hukum (mohon koreksi jika saya keliru memahaminya), dan Massachussetts rupanya termasuk negara bagian yang tak mengenal hukuman mati bagi para terpidana (hukuman maksimal adalah seumur hidup tanpa remisi, atau istilah sananya life-without-parole sentence). Bahwa bagaimanapun dan di manapun bisa saja ada oknum penegakan hukum yang korup dan penipu (wah, apakah ini spoiler?). Bisa saja ini menjadi kritik sosial bagi sistem hukum di sana, tergantung entah bagaimana mereka menanggapinya.

Soal akting Hilary Swank, jangan diragukan lagi karena aktris yang satu ini selalu total dalam hampir semua filmnya. Meskipun bukan akting terbaiknya dan tidak akan melebihi kualitas akting Hilary di film-film Oscar-nya, film ini tetap mampu menunjukkan kualitasnya. Tidak kalah dengan Hilary, yaitu Sam Rockwell, yang juga perlu mendapat highlight dengan perannya sebagai Kenneth Waters yang berpembawaan menyenangkan namun kerap merasa pesimis menghadapi hidupnya di penjara. Jangan lupakan Minnie Driver yang masih belum kehilangan sentuhan peran pembantu yang menempel di ingatan penonton, seperti perannya di film Good Will Hunting.

Sangat direkomendasikan untuk penikmat drama bertema keluarga, atau sekadar melepaskan kejenuhan jika ingin mencari film dengan tema non-romantis ataupun non-action.

My Ratings

  • Story 9/10
  • Graphic 6/10
  • Audience grasp 7/10
  • Tagline association 8/10
  • Moral value 9/10
  • Personal IMDb rating 8/10
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s