Afflicted (2014)

Identitas Film

Censor rating: R
Duration: 85 minutes
Genre: Horror, mystery, thriller
Release date: January 27, 2015 (Japan), April 4, 2014 (USA, limited release); September 9, 2013 (Canada, Toronto International Film Festival)
IMDb rating: 6.3/10
Metacritic score: 56%
Rotten Tomatoes Tomatometer: 79%
Directors: Derek Lee, Clif Prowse
Casts: Derek Lee, Clif Prowse

 

Sinopsis Official

Two best friends see their trip of a lifetime take a dark turn when one of them is struck by a mysterious affliction. Now, in a foreign land, they race to uncover the source before it consumes him completely.

 

Resensi

Salah satu film thriller yang sempat gencar dipromosikan di awal hingga pertengahan 2014 lalu, Afflicted, terasa sedikit berbeda. Pertama, saat promosi tersebut mengemukakan bahwa cerita diangkat dari rekaman nyata video perjalanan keliling dunia oleh dua pemuda. Yang kedua, saat disebutkan bahwa cerita Kanada ini nyata, di mana kedua aktor utamanya memang punya nama yang sama dengan nama mereka di film. Dan yang ketiga, perjalanan liburan bisa menjadi rusak karena sesuatu yang terjadi di awal perjalanan mereka tersebut. Tiga hal inilah yang mungkin membuat orang tertarik menyimak film ini lebih lanjut, dengan satu pertanyaan: Apa yang sebetulnya terjadi?

Jadi ceritanya, Derek Lee dan Clif Prowse diperlihatkan sedang mengerjakan proyek video travelogue mereka untuk keliling dunia dengan sangat antusias. Awal cerita semacam ini mengingatkan kita pada sejumlah film thriller-horror bertema handycam-made video, seperti The Blair Witch Project, Cloverfield, dan kumpulan sekuel Paranormal Activity. Namun menjelang keberangkatan mereka, Derek didiagnosis menderita malformasi pembuluh darah di otak sehingga ia bisa tewas kapan saja ketika bertualang keliling dunia. Meskipun demikian duo ini nekat tetap melaksanakan keinginan mereka seperti semula. Perjalanan dimulai di Paris, ketika mereka mengunjungi band teman mereka, dan dilanjutkan dengan kunjungan ke klub wanita malam. Di sana Derek bertemu wanita bernama Audrey dan tidak dijelaskan apa yang mereka lakukan. Setelah itu Derek dan Clif berangkat ke Italia, dan di sanalah keanehan-keanehan mulai diperlihatkan Derek dalam berbagai hal, sampai masalah jam tidur dan keinginan makannya yang tidak wajar. Kemudian, bisa ditebak Clif pastinya coba menganalisis ada apa dengan Derek dan di sinilah keseruan film yang sebenarnya akan dimulai. Kelanjutannya, bisa ditebak sendiri.

Mungkin bagi para penikmat The Blair Witch Project dan Paranormal Activity, hal paling menarik dari film ini adalah sudut pandang yang diambil dan bagaimana para karakter dibuat bernama riil, yang tentunya menambah kesan nyata dari film yang jelas hanya rekayasa ini. Tentang bagaimana nada akhir ceritanya, bisa diperkirakan bahwa film-film nuansa footage seperti ini umumnya berakhir negatif dari sudut pandang penonton, namun bisa jadi positif dari sudut pandang karakter; dan inilah yang saya rasakan menjadi nilai plus dari film-film unik seperti ini. Namun jika secara umum kalian adalah tipe orang yang muak dengan dunia permonsteran dan pergigitan (bisa ditebak tentunya apa yang saya maksud), film ini kurang layak tonton. Bisa jadi kalian akan menggerutu sambil berkata “Sudah cukup dengan film footage berakhir mutagenik seperti ini”, atau “Apa-apaan sih ini, tidak ada bedanya dengan film footage horor lain, bahkan lebih jelek!”

Namun kalau kita lihat ulang bahwa film ini adalah film low-budget, idenya bisa dikatakan masih unik; meskipun barangkali konsep footage itu sendiri sudah agak basi. Lihat bagaimana cara mereka mendandani karakter dengan sedemikian uniknya, lalu bagaimana cara mereka membuat adegan yang agak-agak disgusting di depan umum, dan saat karakter Derek merusak beberapa fasilitas umum. Satu hal yang memang jelas sekali bahwa ending film ini agak dipaksakan, meskipun sebetulnya durasi film masih hijau ketika film benar-benar berakhir. Dan jika penonton “terlalu serius”, memang logika ending film jelas kurang wajar dan tidak alami.

Bagi para penggemar film yang memakai aktor/aktris tidak terkenal, film ini layak dicoba. Namun, rasanya jangan mengharapkan terlalu banyak kejutan dan hal-hal yang super-menarik. Mungkin benar ada harga ada rupa, tapi seringnya memang tidak ada harga maka jangan mengharap terlalu banyak rupa.

 

My Ratings

  • Story 5/10
  • Graphic 6/10
  • Audience grasp 5/10
  • Tagline association 5/10
  • Moral value 5/10
  • Personal IMDb rating 4/10
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s