Broken Embraces (Los abrazos rotos) (2009)

Identitas Film

Censor rating: R
Duration: 127 minutes
Original title: Los abrazos rotos
Origin country: Spain
Genre: Drama, romance, thriller
Release date: January 15, 2010
Language: Spanish
IMDb rating: 7.2/10
Metacritic score: 76%
Rotten Tomatoes Tomatometer: 81%
Director: Pedro Almodovar
Casts: Penelope Cruz, Lluis Homar, Blanca Portillo, Tamar Novas, Jose Luis Gomez, Ruben Ochandiano

 

Sinopsis Official

Harry Caine, a blind writer, reaches this moment in time when he has to heal his wounds from 14 years back. He was then still known by his real name, Mateo Blanco, and directing his last movie.

Resensi

Satu lagi film bertema love thriller dari Pedro Almodovar, Los abrazos rotos (atau bahasa Inggrisnya disebut juga Broken Embraces). Seperti biasa, film-film sutradara ternama asal Spanyol ini merupakan perpaduan intrik, seksualisme, dan tragic part of life. Demikian pula halnya dengan film yang dibintangi Lluis Homar dan Penelope Cruz ini.

Film ini mengangkat seorang penulis buku tunanetra bernama Harry Caine, yang mengaku memilih hidup dengan nama samaran karena suatu kejadian di masa lalu. Harry tinggal bersama asistennya Judit, dan putra remajanya Diego. Suatu ketika, Harry mendengar dari komputernya yang dapat bersuara bahwa Ernesto Martel, pengusaha kaya raya asal Chile, baru saja meninggal dunia di usia 90 tahun. Tampak ekspresi tak biasa dari Harry setelah mendengar berita yang dibacakan seorang wanita cantik tersebut. Kemudian tak lama, muncullah seorang pemuda bernama Ray X yang minta dibuatkan buku bertema balas dendam, yang kisahnya jelas familiar di telinga Harry. Sontak pemuda tersebut diusir oleh Diego; namun ketika itu juga terungkap bahwa Harry dan Ray X pernah terlibat “urusan” bersama di masa lalu, tentunya dengan Ernesto Martel. Di sinilah cerita kemudian memasuki alur mundur, dengan tokoh sentral Magdalena Rivas. Dari sini pula, terungkap bahwa dulu Harry bernama Mateo Blanco. Kemudian, bagaimana cara Lena dekat dengan Ernesto (dengan alasan yang ternyata sangat manusiawi) dan akhirnya memutuskan hidup bersama, lalu bagaimana Lena dekat dengan pria lain yang memicu dendam kesumat cinta segitiga. Bagaimana selanjutnya, tentu bisa disimak sendiri.

Jika belum pernah menyaksikan film karya Almodovar, mungkin beberapa penonton bakal terkaget dengan bagaimana cara Almodovar “mengumbar” seksualitas dalam film-filmnya. Namun, meskipun jelas seksualitas itu diumbar, tetapi rasanya masih pas porsinya, karena film tidak melulu dipenuhi adegan ranjang dan begitu adegan ranjang selesai, seringkali muncul konflik atau adegan seru menanti, sehingga tak mungkin kita melewatkan adegan ranjang hanya karena “bosan melihat yang begituan”.

Soal akhir cerita, rasanya bukan Almodovar kalau tidak bisa memancing rasa ingin tahu penonton dengan teknik “ending-tak-tertebak”-nya. Barangkali kita tidak mengharapkan akhir cerita demikian, namun ternyata begitulah faktanya; dan anehnya mau tak mau kita merasa lega sesudahnya karena film ini ditutup dengan baik, meskipun aspek tragisnya memang digerai habis-habisan di setengah jam terakhir film. Panjang film yang tak jauh dari 127 menit juga rasanya pas untuk mengurai cerita yang ternyata tak jauh dari balas dendam ini.

Untuk penggemar film-film romantis Eropa dan tak asing dengan karya Almodovar, mungkin rata-rata setuju ini bukan film terbaiknya, namun tentu setuju pula jika film ini tak bisa dibilang buruk. Rating IMDb yang detik ini menunjukkan angka 7,2 memperlihatkan bahwa penerimaan kritikus film terhadap Los abrazos rotos cukup baik. Cocok untuk penggemar cerita romantis-tragis, atau sekadar untuk mengisi waktu kosong.

 

My Ratings

  • Story 8/10
  • Graphic 7/10
  • Audience grasp 7/10
  • Tagline association 7/10
  • Moral value 7/10
  • Personal IMDb rating 7/10
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s